Home / Berita Islami / Safari Dakwah dan Silaturahmi Warga KKSS Jakarta Barat Bersama Imam Shamsi Ali (Imam of Jamaica Muslim Center,New York City,USA) Founder Of Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani,USA.

Safari Dakwah dan Silaturahmi Warga KKSS Jakarta Barat Bersama Imam Shamsi Ali (Imam of Jamaica Muslim Center,New York City,USA) Founder Of Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani,USA.

Ibu-ibu IWSS DKI Jakarta

Kabarindotimur.id-Jakarta,21 Januari 2020-Acara Safari Dakwah dan Silaturahmi Warga KKSS Jakarta Barat Bersama Imam Shamsi Ali
(Imam of Jamaica Muslim Center,New York City,USA)Founder Of Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani,USA.Yang berlangsung di rumah Ibu Hj.Andi Nurlela di jakarta barat.Dimana di hadiri para ibu-ibu IWSS (ikatan wanita sulawesi selatan).Dan warga KKSS Jakarta barat.ketua KKSS Jakarta Barat hadir Bapak Razak Wawo beserta yang lainnya.

Imam Shamsi Ali (Imam of Jamaica Muslim Center,New York City,USA)adalah Founder Of Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani,USA.Dan menerbitkan sebuah buku dimana untuk memberikan sejarah yang singkat kepada masyarakat indonesia bahwa perkembangan masyakat islam di amerika serikat itu demikian besar,namun tantangan tidak sedikit tapi kita optimis apa yang sedang berkembang.Maka sekarang ini khususnya agama islam yang terbesar di dunia dan setiap tahun ada 20.000 orang eropah yang masuk islam dan yang rata-rata masuk islam sangat orang-orang sangat profesional serta berpendidikan bagi anak-anak muda.

Artinya mereka menggambarkan agama islam di amerika itu sangat cerah.Dan salah satu yang mengingatkan kita di indonesia bahwa sebagian negara terbesar di dunia dan indonesia mempunyai tanggung jawab kita adalah dimana ingin menampilkan islam yang alternatif dari apa yang di salah fahami barat selama ini.Bahwa islam itu keras,islam itu tidak bersahabat,islam itu tidak demokratis menjadi islam yang kemajuan antara agama dan komunitas seperti kit a beragama menghormati wanita,menghormati demokrasi,menghormati kebebasan termasuk teman-teman mayoritas.

Dan tidak ada kalah agama islam kalau kita bertoleransi maka kita tidak perlu lagi kita di curigai, bahwa kita tidak bertoleransi dengan agama lain yang ada di indonesia dan di dunia barat.Kita tahu banyak gesekan sosial dan ada dimana-mana bukan karena islam di indonesia adalah radikal.Islam di indonesia sangat toleran terhadap agama-agama yang lain.

Malah kita merangkul agama kristiani yang mayoritas untuk bekerja sama untuk saling menghargai dan menghormati sesama ummat beragama.Di amerika mereka sangat menghargai toleran beragama dimana mereka mempunyai posisi penting dan kita tahu indonesia sangat toleran dalam beragama dan dengan adanya buku edisi ke 9 ini kita akan terus kembangkan terus dan ini akan menggambarkan indonesia akan memainkan peranan penting didalam mengembangkan usaha dalam islam itu sendiri.

Dan buku edisi 9 ini akan menyusul edisi berikutnya ujarnya.Dan hampir tiap hari Imam Shamsi Ali pada saat wawancara di rumah salah satu pengurus kkss jakarta barat.Teman-teman yang mempunyai mensos maka akan bersama-sama menulis.

Kita sudah pastikan warga kkss dari perjalanan kita,kita tidak boleh melupakan asal usul kita dimana asal kita dari sulawesi kabupaten bulukumba tidak akan pernah kita lupakan apa lagi,”saya sudah lama menetap di luar negeri dan lidah saya masih lidah sulawesi selatan”.
Sebaga putra kelahiran sulawesi selatan terutama pakai bahasa konjo asal bulukumba tersebut sambil mengakhir wawancaranya mengatakan,”kita tidak bisa di tinggalkan namanya suku dan ras serta etnis yang sangat sesuatu yang sangat kebahagiaan bagi kemanusiaan.”

Kita islam di indonesia yang paling terbesar dan tak akan hilang sampai kapanpun. Kita ini satu bangsa dan ketika sudah sesama suku kita akan semakin dekat dan akrab dan itu sudah alami oleh manusia.

About admin

Check Also

Babinsa Koramil 02/ Sawah Besar Bagikan Sembako Swadaya Koramil

Kodam Jaya- Jakarta Pusat, Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat Indonesia yang terdampak Covid-19 Khususnya di …