Home / Sosial & Budaya / Anak 10 Tahun ini Berjualan Kue Hingga Larut Malam

Anak 10 Tahun ini Berjualan Kue Hingga Larut Malam

Kabarindotimur.id

Jakarta. Seperti biasa tim Relawan Rumah Zakat Cabang Jakarta berkeliling setiap pekan untuk mencari para pedagang kecil di jalanan untuk membantu menjualkan dan memborong dagangan mereka. Pada Jumat (20/10) malam, tepat dua hari lalu tim Relawan Rumah Zakat menemukan seorang anak kecil yang menjajakan kue berjualan di Pom Bensin Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur.

Rama, nama bocah berusia 10 tahun yang berjualan kue sempat kaget dan keheranan ketika tim Relawan Rumah Zakat menghampiri untuk menyampaikan maksud memborong kue miliknya. “ Saya, sempet deg degan (kaget dan khawatir) kak,” ujar Rama kepada Relawan Rumah Zakat.

Setelah tim memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kehadirannya. Dek Rama mulai mau terbuka dan berbicara mengenai kondisinya seperti apa sehingga harus berjualan. Informasi yang didapatkan darinya, saat ini usia Rama 13 tahun, dia sudah membantu ibunya untuk berjualan kue. Jenis kue yang dijual memiliki 3 macam jenis yaitu kue klepon, kue bolu dan kue lapis.

Rama mulai berjualan jam 5 sore sampai jam 10 malam. Pendapatan jualan per harinya tidak tentu, kadang habis kadang masih sisa cukup banyak. Kue yang tersisa sering ia bagikan kepada orang-orang yang ada disekitarnya karena kue tidak bisa dijual kembali besok alasannya adalah kuenya akan basi dan sayang bila terbuang.

Dua bulan lalu, keponakan Rama membantu menemani berjualan yaitu Farel yang masih berusia 10 tahun. Mereka menjajakan jualannya bersama-sama. Harga kue yang dijual Rama sebesar Rp5000,- untuk setiap bungkusnya. Rama dengan ikhlas berjualan setiap hari untuk membantu kedua orantuanya. Ayahnya berprofesi sebagai pemain suling di sebuah café, sedangkan ibunya lah yang membuat kue di rumah untuk dijual ke warung-warung tetangga.

Rama tinggal bersama kedua orangtuanya serta dua orang adik yang kini berumur 3 dan 7 tahun. Tinggal sekeluarga di rumah kontrakan daerah Cililitan, Jakarta Timur. Setelah di borong kue-kuenya, tim relawan Rumah Zakat langsung membagikan kue tersebut kepada pengemis, pemulung, pengamen serta tukang ojek online sekitar jalan Oto Iskandar Dinata sampai Terminal Kampung Melayu.

“Bila dari teman-teman yang kebetulan sedang melewati atau berada di pom bensin daerah Dewi Sartika dan bertemu dengan Rama yang sedang berjualan kue, dapat membantu dengan membeli jualannya. Kue jualannya sangat enak,” ujar Sahruldin Koordinatur Relawan Rumah Zakat cabang Jakarta Timur.

About admin

Check Also

Tari Bissu Maggiri Yang Berasal Dari Sulawesi Selatan Yang Dilakonin Sekelompok Waria Yang Sudah Turun Temurung

para waria bissu pada saat akan tampil menari dengan tarian Bissu Manggiri dimana benda tajam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *